Mountain

Posted: 18 April 2011 in Uncategorized

Bagaiman Gunung-gunung terjadi ?

Oleh karena gunung-gunung itu bentuknya demikian tinggi dan besar, maka orang mengira mereka mempunyai sifat yang tak bisa berubah dan mempunyai bentuk yang abadi. Tetapi para ahli geologi, sarjana-sarjana yang menyelidiki pegunungan, dapat membuktikan bahwa gunung-gunung itu dapat berubah dan bahwa sifat gunung itu tidaklah abadi.

Perubahan-perubahan tertentu pada permukaan bumi memberikan corak dan bentuk pada gunung-gunung itu. Gunung-gunung itu pun terus mengalami kemerosotan dan perobahan. Batu-batu besar bundar adalah pecahan dinding gunung sebagai akibat membekunya air. Partikel tanah dan batu-batuan dibawa hanyut oleh air hujan dan aliran sungai. Pada suatu saat, bahkan gunung yang tertinggi sekali pun, akan berubah menjadi bukit atau dataran tinggi.

Sarjana-sarjana geologi membagi gunung-gunung ke dalam empat penggolongan, menurut caranya gunung-gunung itu terbentuk. Hampir semua pegunungan boleh dikata terjadi sebagai akibat perubahan yang deras pada permukaan bumi, yang berlangsung berjuta-juta tahun yang lalu.

Gunung-gunung yang berlekuk terdiri dari lapisan batu-batuan yang menjadi padat oleh karena adanya tekanan yang hebat sampai menjadi lipatan yang lebar. Di banyak tempat di mana kita temukan gunung semacam ini, kita bisa melihat lapisan batu-batuan itu melengkung turun naik bagaikan garis busur dan garis curam, yang terjadi karena tekanan yang berat terhadap permukaan bumi. Pegunungan Appalachia dan pegunungan Alpen di Eropa merupakan contoh gunung yang berlekuk.

Pada gunung yang berkubah, lapisan batu-batuan itu dipaksa oleh kekuatan alam membentuk semacam lepuhan berupa kubah. Di berbagai tempat, lahar yang telah melebur, muncul ke luar dengan kekuatan tekanan yang keras ke atas permukaan bumi, lalu mengangkat lapisan batu-batuan itu. Bukit-bukit Hitam di South Dakota, Amerika Serikat, merupakan contoh gunung-gunung berkubah itu.

Gunung batu adalah akibat terjadinya satu retakan atau pergeseran pada kulit bumi. Sebagian besar permukaan bumi itu, yang berupa balok-balok batu raksasa, telah mencuat keluar pada suatu masa tertentu.Pegunungan Sierra Nevada di California merupakan pegunungan batu yang panjangnya 400 mil dan lebarnya 80 mil.

Gunung-gunung berapi terbentuk oleh, abu, dan bara dingin yang dimuntahkan dari dalam perut bumi. Gunung berapi pada umumnya mempunyai bentuk kerucut dengan sebuah lubang kepundan yang besar pada puncaknya. Di antara gunung-gunung berapi yang terkenal ialah Gunung Ranier, Shata, dan Hood di Amerika Serikat, Fujiyama di Jepang dan Vesuvius di Italia.

Kebanyakan barisan pegunungan pun bisa terjadi dari berbagai macam cara yang telah dilukiskan tadi. Pegunungan Rockies Misalnya, terjadi dari gunung-gunung yang terbentuk oleh lekukan, retakan dan pergeseran, bahkan erosi lahar dan proses pembentukan kubah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s