Rahasia di balik Tidur Siang

Posted: 24 April 2011 in Artikel
Tag:

Pada tanggal 13 Februari 2007, stasiun televisi berita CNN melansir sebuah rilis pers bertajuk “Tidur Siang di Kantor, Menyehatkan”. Berita itu dipublikasikan kepada pembaca di negara bagian Chicago, AS. Saat ini, orang yang senang tidur siang di kantor memiliki argument kedokteran yang sangat jitu untuk diutarakan pada pimpinannya.

Sebuah penelitian baru menjelaskan bahwa tidur siang saat bekerja dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung yang membahayakan, bahkan mematikan. Namun, penelitian ini menuai kekecewan kaum perempuan. Data menunjukkan bahwa manfaat tidur siang lebih banyak dirasakan kaum pria dalam sampel terbatas daripada kaum wanita. Studi yang dianggap paling fenomenal mengenai problematika tidur ini, memfokuskan penelitian pada efek kesehatan yang ditimbulkan oleh tidur siang.

Penelitian ini melibatkan 23.681 penduduk usia dewasa di Yunani dan memakan waktu enam tahun seperti dilansir oleh Associated Press (AP).

Studi ini menjelaskan bahwa mereka yang menghabiskan waktu kurang lebih setengah jam untuk tidur siang di kantor, tiga kali dalam seminggu, resiko kematian yang disebabkan oleh timbulnya gejela penyakit jantung berkurang rata-rata 37%, dibandingkan dengan mereka yang tidak istirahat tidur siang di kantor.

Studi ilmiah ini menemukan teori baru bahwa tidur siang memiliki pengaruh yang penting dalam meningkatkan produktivits dan mengurangi tingkat kematian.

Para peneliti berpendapat bahwa tidur siang di kantor sangat bermanfaat bagi jantung, karena dapat mengurangi stress dan detak jantung yang berlebihan, sehingga membuat kerja terhambat.

Dalam kesimpulan lain dinyatakan bahwa, kaum perempuan juga merasakan manfaat yang besar dari tidur siang di kantor. Keterangan itu menyebutkan bahwa laki-laki yang meninggal dunia akibat stress menghadapi pekerjaan lebih banyak dari pada perempuan, sebagaimana penjelasan Dr.Dimitrios Trichopoulos, seorang penanggung jawab studi dan penelitian pada Harvard School of Public Health dan University of Athens Medical School.

Studi ini menegaskan bahwa selama masa penelitian berlangsung relawan perempuan yang terlibat di dalam penelitian ini dan meninggal dunia berjumlah 48 orang, enam di antaranya adalah wanita karir, dibandingkan dengan jumlah laki-laki yang meninggal dunia sebanyak 85 orang, 27 diantaranya adalah pria bekerja.

Dr.Trichopoulos berkomentar, “Saya menyarankan jika memungkinkan lakukanlah tidur siang. Jika Anda mempunyai sofa untuk istirahat di kantor atau tempat kerja, manfaatkanlah.”

Usia para relawan yang terlibat dalam penelitian ini berkisar antara 20 tahun hingga 86 tahun, dan mereka dalam keadaan sehat saat penelitian dimulai. Marvin Wooten, dokter spesialis gangguan tidur (sleep disordes) di Rumah Sakit Saint Mary, Columbia, menjelaskan bahwa mereka yang terlibat dalam penelitian ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan kesehatan, yang bermanafat terhadap kesehatan jantung.

Setelah mengetahui hasil penelitian itu, kini beberapa perusahaan memberikan izin kepada pekerja dan karyawan untuk tidur siang. Mereka menganggap bahwa tidur siang dapat meningkatkan produktifitas. Perusahaan pertambangan Amerika Yard Metalz membuat ruangan khusus untuk tidur di kantor pusat perusahaannya, sebagai bagian dari program kesehatan karyawan.

Mark Eikenberg, arsitek perusahaan itu, menyebutkan bahwa banyak karyawan yang siih berganti masuk ke dalam ruangan ini untuk tidur selama setengah jam. Ini dilakukan karena adanya anjuran dokter bahwa tidur siang dapat mengurangi stress dan membantu mempertahankan energi seharian penuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s